Senin, 21 Maret 2011

dua titik terang itu...

malam ini gerimis terdengar di telingaku
rintik rintik
serasa hati ini yang bergerimis
rintik rintik tak jelas
entah menangis atau tertawa , bahagia atau sedih
aku juga tidak tau...

Dalam gelap dalam rintik nya air hujan membasahi malam yang indah dan sunyi ini..
Aku sekarang berada di sekitar berlian berlian ini
gemerlapan..
sangat indah..
masing masing memiliki berlian dengan beraneka jenis
mempunyai keunikan masing masing
tidak ada yang sama
semuanya langka
dan hanya satu

Tapi...
Aku yang duduk disini melihat dari kejauhan
entah dari sudut yang mana
sinarnya menyilaukan
tapi membuatku terpana
membuat bergetar hati ini
begitu indah...
seperti bintang yang bersinar dan paling bersinar di malam yang gelap
tapi mataku tak disilaukan oleh sebuah bintang itu saja
dari sudut yang berbeda
dengan ukuran dan postur yang berbeda
sama sama menerangi mataku ini
aku terpana...
WOW !

aku ingin pergi kesana
ke arah bintang bintang itu berada
aku berjalan terus menerus
tetapi seakan tak berujung
aku terus berada pada tempat yang sama
berulang berulang
aku berlari, aku berjalan, aku tertatih tatih
STUCK ! i still on that place
saat tanganku terjulur ingin memegang sesuatu yang jauh
ada sekat seperti kaca tak terlihat tembus pandang

Aku terkapar disitu
lelah akan semuanya
aku hanya bisa menikmatinya dari jauh
bintang dan bintang indah itu
yang terus berbinar
mengarah kedepan ke arah yang lebih baik
semakin jauuuh dan jauuh

Mungkin itu mimpi indahku
Ah tidak papa
Aku bersyukur aku bermimpi indah seperti itu
Aku senang, seakan bintang bintang itu terus menjaga ku dalam mimpi indahku
Tapi dengan tempat yang berbeda

Aku memanggilnya bintang bintang yang indah
yang semakin lama semakin menjadi titik
yang semakin lama semakin tidak terlihat
tetapi cahaya nya akan terus memancar

Kepergiannya aku selalu melambaikan tangan..
walaupun tak dibalas
aku terus melambaikan tangaan seraya mengucapkan kata " hati hati....selamat jalan..."
senyumku yang ikhlas menyertai semua itu
walaupun tak dibalas
dua titik terang itu berbeda arah...
tapi sama sama jauh...
jauh
dan semakin jauh...




Ah! Aku terbangun dari mimpiku dengan senyum simpul di bibirku
aku bersyukur " Terimakasih Tuhan, mimpi tadi sangat indah walapun berakhir rasa kehilangan dan sakit tapi entah, aku merasa ikhlas :) "

Jumat, 18 Maret 2011

Jika hati gelisah dan sumpek...

Remaja seperti aku sering sekali meraskan seperti ini..
Banyak pelajaran yang aku ambil dari setiap aksi dan reaksi yang aku dapat.


Kalau aku lagi badmood juga marah dan segalanya malah mendukung peningkatan badmood dan amarahku,
what will i do ?

  1. Istighfar sebanyak banyaknya. InsyaAllah hati bisa lebih tenang dan pikiran bisa menjadi jernih, jadi segala yang dilakukan bisa berjalan dengan baik.
  2. Senyum dengan tulus.Setidaknya mengurangi beban beban yang mengganggu pikiran otak. Setidaknya itu "mindset" untuk menghadapi semua dengan ketenangan, rasanya senyum itu mempengaruhi kerja otak.
  3. Bisikkan ke hatimu "ikhlas..ikhlas" sambil mengelus ngelus dada. Segalanya itu sudah diatur oleh Allah SWT, dan yakin segala cobaan itu tidak ada yang melebihi batas kemampuan hambaNya. Kalau aku sih, solusi yang ketiga ini lumayan sering aku lakukan.hehe
  4. Diamlah, jika tidak bisa melakukan yang lebih baik dari diam. Misal, mengumpat jika terkena masalah, mendoakan yang jelek kepada orang yang tidak kita sukai. 
  5. kalau misalnya tentang masalah hati, sibukkan diri sama hal-hal yang lebih penting. jangan biarkan fikiran terfokus sama hal yang malah ngebuat kita "down". Setidaknya kalau sibuk, fikiran kan gak terfokus sama yang itu aja.
  6. kalau badmood nya udah parah, nangis aja. Menurut pengalaman sih, kalau aku badmood gara gara capek,pelajaran,masalah hati, dll aku nangis. Hati lebih plong kan? kalau gak mau kelihatan cengeng, ya nangis di kamar.

Semua itu cuman pelajaran dari pengalaman ku aja. Mungkin tiap orang juga beda beda dalam menghadapi masalah nya masing masing. Hanya sekedar sharing aja. 
thanks for reading and sorry for mistakes