Selasa, 21 Juni 2011

repost : DIA dan MEREKA

from my old blog-march 2010


Dia
Yang duduk disana
Yang dengan polosnya bercanda bersama mereka
Sesosok berbadan tegas
Yang berbuat angkuh dengan sikapnya
Dengan lugu dan cueknya dalam segala hal
Misterius
Aku hanya bisa memandangnya
Pandangan kosong
Tapi memilik makna
Sudah dan sudah
Mencoba melupakan
Biar hati dan Yang Maha Kuasa yang tau
Tapi kenapa
Terlalu bodohnya diri ini
Hasrat membawaku kedalam perasaan yang berlubang hitam
Aku bangun dari lamunanku
Aku terlalu menginginkan sesosok misterius itu
Pikiran ku menolak sesuai dengan logika pikiran berkata
Tapi hati selalu menang sesuai dengan perasaan hati nurani
Dia
Yang selalu memisteriuskan diri dengan sikapnya yang diam dan damai
Dingin dan acuh tak acuh
Ya benar itu Dia!
Mungkin aku tak mengenalnya
Tapi aku mengetahuinya
Dan akhirnya aku masuk ke lubang hitam
Hitam pekat dan sangat hitam
Seperti buta ! tak bisa melihat apa apa
Sembari menyusun kerangka dalam kegelapan
Aku menmukan sesuatu
Sesuatu reruntuhan yang mungkin memiliki arti
Reruntuhan segi lima !
Apa maksud itu ?
Apa ada maksud dibalik itu ?
Hati ini menjerit
Air mata pun tak bisa untuk ditahan
Kenapa aku masuk dalam peran itu ?
Kenapa tak hanya duduk sebagai penonton setia sambil makan popcorn
Hmm
Apa aku terlalu menyayanginya ?
Cinta tak beralasan ini membawaku kepada titik tanpa ujung
Dia mereka dan mereka
Terlalu sendiri buatku untuk sendiri
Terlalu sakit itu semua jika dibayangkan
Mataku menyipit dan menoleh kea rah lubang kecil cahaya yang sangat terang
Cerita segilima yang sesuai angan anganku itu menjadi nyata saat itu juga
Ada yang kurang
Aku tak ikut
Akankah aku muncul ? atau hanya seorang penonton yang hanya bisa merasakan sakitnya ?
Aku takkan pernah bisa keluar
Dan rasa yang terpendam
Terlalu menyakitkan
Aku memang tau apa yang mereka tak ketahui
Aku tau semua
Dan aku tau bagaimana rendahnya aku
Bagaimana tak berharganya aku
Jika perbandingan antara aku dan sesosok wanita berbadan tegap dan anggunnya
Wanita berparas cantik indah dan nyata
Yang tersenyum dengan manisnya dalam penantian dirinya
Kupandang diriku ini
Aaahhh!
Terlalu jauh mungkin dibilang
Dia kupu kupu yang indah
Tapi aku ?
Hanya lalat yang kotor , jelek , jorok yang hanya mengganggu
Tak pernah memberikan keindahan sekalipun
Cowok manis tadi menatap dengan sikap angkuhnya
Memandang satu persatu
Dia yang menentukan
Memandang dengan penuh kejutan dan kekaguman pada si kupu kupu indah itu
Dan mengasihani sesosok cowok lemah lesu yang tak berdaya
Yang menyimpan amarahnya demi orang yang dicintai
Dan satunya lagi hanya tersenyum
Menandakan mereka saling damai dan tak ada apa apa
Cinta ini memang menyakitkan
Sakit
Tapi aku berkata dan meyakinkan pada diri ini
Disakiti lebih menyenangkan daripada menyakiti
Menyakiti lebih sakit dapripada disakiti
Biarlah cintaku kali ini yang berkorban
Untuk orang yang dicintai dan disayangi
Biarlah dia tersenyum dengan orang yang bisa membawa keindahan pada dirinya
Bukan aku yang tak ada apa apanya dan hanya menjadi pengganggu .. hidupnya..
Dan aku akan tetap disini dalam kegelapan
Walaupun seringkali dia mengunjungiku dan bisa membuatku tersenyum
Dan membuat hati ini tenang sementara
Memang sesosok yang tidak diduga duga
Tetapi aku ingin untuk tersenyum abadi
Sampai ada yang benar benar bisa membuatku tersenyum
Dan menjadikan semua itu kenangan terindahku
Tanpa menyakitinya
Dan menjadikan semua itu akhir yang indah
Walau ada yang menyakitkan
Cinta ini tak bersyarat
Tak juga beralasan
Dan tak butuh balasan
Cinta tulus dari seseorang bodoh yang masih belajar dalam kehidupan
Izinkan aku menyimpan semua nya
Izinkan aku mengenalmu dan jangan suruh aku lagi membencimu
Takkan pernah bisa
Manis atau pahit
Karena mungkin ini bisa menjadi kenangan terindah
Kenangan terindah bukanlah yang sangat manis
Kenangan terindah adalah kenangan tak bisa dilupakan
Yang membuat kita menjadi itu jika mengingatnya
tapi aku harap ini kenangan yang terbaik
karena yang terbaik pasti terindah
tapi yang terindah belum tentu yang terbaik
Semua hak mu
Jangan salahkan hakmu
Karena itu milikmu
Jangan coba salahkan dirimu sendiri
Karena aku yang salah
Takpapa aku yang kau sakiti
Bukan DIA atau MEREKA

puisi

"Semua berawal ketika ku belum mengerti
saat semua terasa asing di mataku
ku tak mengerti tentang perasaanku
seolah hati ini dituntun ke semak berduri
terus kupandang langit yang makin kelam
yang hampa tiada bintang di samping rembulan
tubuhku tak lagi kokoh diterjang badai
walau hanya terhempas rinai angin

Namun..
kesakitan dan kehampaanku ini pun berakhir
ketika melihat sekuntum mawar di tenagh semak
kugapai itu dengan wajah tawa
langit pun cerah
fajar kian menyongsong
dedaunan pun segar dengan percikan embun di atas
hanya karena,
kehadiranmu semata..."

:bd :D

Selasa, 14 Juni 2011

lonely on this chapter

ya Allah
rasanya sepi sekali
aku butuh teman yang setia menemaniku
aku butuh seseorang saja yang mengisi hari hari sepi ini
aku bingung harus bercerita ke siapa
mereka teman temanku...
yang kuanggap teman mungkin (karena aku gktau mereka nganggep aku apa)
mungkin sudah tidak membutuhkan aku lagi
mereka pergi ketika aku sedih
mereka sibuk dengan urusan mereka sendiri
ya tidak papa
toh aku bukan siapa siapa mereka
bahkan aku bertanya saja mereka tak menjawab
terlalu sakit untuk dikenang
tapi ini masa SMA
masa yang seharusnya masa masa paling indah..
aku sayang mereka
tapi aku tidak tau apa mereka menyayangiku

aku sadar kok
aku memang bukan bagian penting dari kalian
tapi ya udahlah
mungkin ini bagian dari cerita SMA ku
semoga kalian bahagia dengan apa yang kalian kerjakan dan yang kalian pilih

:')

Jumat, 10 Juni 2011

"kuingin dicinta tapi tak dicinta"

mencoba lupakan tapi ku bertahan
kau terindah...
:')

akankah ini bertahan lebih lama lagi
tempat ini menjebakku lebih dalam lagi
aku tidak mau terlarut lagi dalam lingkaran putaran yang sangat kencang itu
aku tidak mau terlalu merasa senang lalu merasa sedih sekali
itu sungguh menyakitkan
bagaimana bisa mereka yang tidak terjebak
ajari aku caramu
bantu aku untuk keluar

sering aku mengelus dada
berkata sabar pada diriku sendiri
memejamkan mata
mencoba menutupi sesuatu yang terjadi
tersenyum dalam kesedihan
aku mencoba
dan mungkin aku berhasil!
lambat laun
aku mencoba untuk menetralkannya
aku tidak mau yang keterlaluan
aku takut harapanku terlalu besar
aku hanya ingin "kagum" saja...
aku ingin menjaga hatiku
tapi...
aku gak bisa membohongi diriku sendiri
sakit gitu kalau ngerasa sesuatu yang tidak menyenangkan
tapi yaudahlah
semuanya toh ya udah terjadi
gak ada hak untuk marah
gak ada kewajiban untuk menjauhi
dan aku gak punya kewajiban untuk melupakan
menyusahkan diri sendiri saja
biarkan semua ini berjalan seperti apa adanya
lihat saja nanti
bagaimana reaksi diriku ini dalam penjara selama satu tahun
bisakah aku bertahan ?
tapi semoga saja lambat laun semua ini akan hilang lenyap

semua ini ada hikmahnya
alhamdulillah
perasaan perasaan yang tidak menyenangkan membuatku semakin jauh dari "kekaguman" itu
alhamdulillah
alhamdulillah
terimakasih kepada yang kumaksud
semoga kamu memang benar benar bahagia dalam dirimu itu
yang sebenarnya dirimu

terimakasih Allah
terimakasih teman-temanku
terimakasih diriku

:)